Bergiat Literasi dengan Kalimah dan Taslimah

189

Dilihat

Kegiatan literasi di MTsN 1 makin menggeliat. Bulan Oktober yang biasa juga diperingati sebagai bulan bahasa, giat literasi bukan hanya sekadar jargon semata tetapi diwujudkan dalam tindak nyata. Tepatnya tanggal 26-27 Oktober 2023, penguatan berliterasi di MTsN 1 kembali bergairah.

Bermula dari dibentuknya tim literasi oleh kepala MTsN 1 Kota Tangerang Selatan, Bapak Ade Zaenudin, yang merasa gerah dengan giat literasi yang seolah jalan di tempat. Semangat berliterasi mulai menurun di kalangan siswa dan juga guru. Untuk itu tim literasi yang telah dibentuk membuat terobosan dengan program pembaruan dari program lama dengan tujuan menggiatkan kembali literasi di MTsN 1 Kota Tangerang Selatan. Program tersebut diberi nama “Kalimah dan Taslimah”.

Kalimah merupakan kependekan dari Kamis Literasi Berjamaah. Dalam Taslimah yang diadakan setiap Kamis kedua dan keempat jam ke-0, kegiatan literasi diadakan di dalam kelas masing-masing dengan dibimbing oleh para wali kelas. Setiap siswa diberikan jurnal laporan reviu dari buku yang telah dibaca. Kalimah mencakup kegiatan membaca, menulis, dan mempresentasikan hasil bacaan. Melalui ‘Kalimah’ diharapkan seluruh civitas madrasah, baik siswa maupun guru terlibat secara masif dalam kegiatan berliterasi.

Adapun ‘Taslimah’ yang merupakan kependekan dari Pentas Literasi Berjamaah diadakan setiap Jumat jam ke-0 pekan kedua dan keempat. Taslimah merupakan perpanjangan dari kegiatan Kalimah. Dalam Taslimah, beberapa siswa dari kelas yang telah ditunjuk oleh tim literasi mempresentasikan hasil bacaannya di mimbar literasi. Kegiatan ini disaksikan oleh seluruh siswa dan guru. Cara siswa mempresentasikan hasil bacaannya pun beragam sesuai dengan kreativitas siswa dengan bimbingan wali kelas masing-masing.

Penampilan perdana Taslimah (27 Oktober 2023) kemarin berjalan lancar dan menarik. Acara dibuka oleh Nikeisha dan Yudha sebagai pembawa acara dengan jargon lierasi MTsN 1, yaitu: “Salam Literasi…. Genggam Dunia!” Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua tim literasi.

Dalam sambutannya, Bapak Dede Saroni mengatakan bahwa kegiatan literasi ini sebenarnya sudah dilaksanakan dengan nama berbeda tapi intinya sama. Harapannya akan muncul pembaca handal, penulis hebat, dan literat sejati dari MTsN 1 Kota Tangerang Selatan.

Acara dilanjutkan dengan penampilan para presenter ulasan buku yang telah ditunjuk dalam kegiatan Kamilah yang lalu.

Penampil pertama dari kelas 9.11, yaitu Azka dan Jasmin. Mereka mengulas novel fenomenal yaitu Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Menurut mereka novel ini merupakan kisah dari penulisnya yang dikemas secara apik sehingga pembaca merasa terinspirasi dengan kehidupan anak-anak di Pulau Belitung. Amanat dari novel tersebut menurut mereka, bahwa sebuah kesuksesan harus diraih dengan sungguh-sungguh, tetaplah taat dan patuh pada orang tua, serta selalu libatkan tuhan dalam setiap kegiatan. Azka dan Jasmine menutup ulasannya dengan mengajak seluruh hadirin bernyanyi lagu Laskar Pelangi yang merupakan soundtrack dari film berjudul sama.

Penampil kedua dari kelas 7.8, yaitu Kirania Cikal dan Arya Radipta. Cikal membuka presentasinya dalam Bahasa Jerman. Ia mengulas buku berjudul Hujan karya Tere Liye. Alasan Cikal mengulas buku ini karena melihat keadaan saat ini yang mirip dengan keadaan dalam novel, yaitu kemarau panjang dan hujan yang lama tak turun. Dengan menarik, Cikal dan Arya mengulas buku yang dibacanya dengan membandingan kondisi saat ini dan kondisi dalam novel. Mereka juga menutup penampilannya dengan lagu “Cinta Lewat
Kata”. Cikal menyanyikan lagu dengan bahasa isyarat.

Penampil terakhir dari kelas 8.3 yaitu Kenji Randova, Anezka, dan Alisha Nindya. Ketiganya mempresentasikan buku yang dibaca dalam kemasan story telling berbahasa Inggris. Sungguh menarik dan kreatif.

Durasi waktu 30 menit rasanya terlalu sedikit untuk kegiatan Taslimah ini. Pentas literasi yang dikemas secara kreatif dan menarik membuat hadirin tak bosan untuk menyaksikannya. Ternyata mempresentasikan sebuah buku bukan hanya dalam bentuk ceramah tapi juga dalam bentuk storry telling atau dramatisasi yang melibatkan hadirin sehingga lebih menarik dan menghibur serta tak membuat bosan hadirin yang menyaksikan.

Penulis : Eti Muhamad, M.Pd
Karya : -
Editor : admin

Info
Penulis :
Tanggal : 28 October 2023
Pembaharuan : 16 March 2024
Bagikan halaman ini
Tags